Harga Ayam dan Kebutuhan Pokok Naik, Pedagang Pasar Jatibarang Keluhkan Dampak Kembalinya Program MBG
BREBES – Aksipanturanews.com Harga daging ayam, telur, serta sejumlah kebutuhan pokok dan sayuran di Kabupaten Brebes mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang pasar tradisional, salah satunya di Pasar Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, setelah aktivitas sekolah kembali normal dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan.
Saat ditemui pada Kamis (30/7/2026), seorang pedagang sekaligus penyuplai bahan pangan di Pasar Jatibarang, Umi, mengatakan harga daging ayam di tingkat grosir atau yang biasa disebut "tiket bakul" mengalami kenaikan cukup signifikan.
Menurutnya, harga ayam naik sekitar Rp6.000 per kilogram dibandingkan sebelumnya. Ia menilai meningkatnya permintaan dari berbagai pihak, termasuk untuk kebutuhan dapur program MBG, menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi kenaikan harga di pasaran.
Selain daging ayam, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga, di antaranya telur ayam, timun, dan daun singkong. Kenaikan tersebut membuat biaya belanja masyarakat maupun pelaku usaha menjadi lebih tinggi.
Umi mengaku kondisi ini cukup memberatkan usahanya. Sebagai pengusaha kecil, ia harus tetap menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Saat ini, usahanya secara rutin memasok daging ayam ke sekitar 15 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah setempat.
Ia berharap harga di tingkat produsen maupun grosir dapat kembali stabil sehingga para pedagang kecil tidak terbebani oleh kenaikan harga yang terus berlangsung. Menurutnya, stabilitas harga sangat penting agar rantai distribusi pangan tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat maupun program pemerintah dapat terpenuhi dengan baik.
Reporter: Teguh/Iwan Kriswanto
Editor: Redaksi AksiPanturaNews.com

0 Komentar