Hot Posts

3/recent/ticker-posts

Perbaikan SPAM Bregas Hampir Rampung, Distribusi Air PDAM Kota Tegal Ditargetkan Normal Pekan Ini

 Perbaikan SPAM Bregas Hampir Rampung, Distribusi Air PDAM Kota Tegal Ditargetkan Normal Pekan Ini

TEGAL – aksipanturanews.com- Keluhan pelanggan terkait aliran air yang belum normal masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Tegal. Kondisi ini merupakan dampak dari proyek perbaikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Bregas yang sedang berlangsung. (13/3/2026).

Pihak Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal melalui Staf Humas, Ayu, mewakili Direktur Hasan Suhandi, S.E., menjelaskan bahwa distribusi air saat ini memang belum maksimal karena debit air yang diterima PDAM masih belum kembali normal.

Debit Air Baru Separuh

Menurutnya, dari kapasitas normal sebesar 200 liter per detik, saat ini PDAM baru dapat mengalirkan sekitar 100 liter per detik.

“Sisa sekitar 100 liter per detik masih tertahan karena proses penyambungan pipa di wilayah Sirampog, Brebes belum selesai sepenuhnya. Hal ini membuat distribusi air ke pelanggan belum merata,” jelasnya.

Akibatnya, beberapa wilayah di Kota Tegal masih terdampak, di antaranya:

Tegal Selatan: sebagian besar wilayah

Tegal Timur: sebagian wilayah

Tegal Barat dan Margadana: sebagian kecil wilayah

Progres Sudah 98 Persen

Berdasarkan data terbaru per 12 Maret 2026, progres pengerjaan proyek yang dikelola PT Tirta Utama Jawa Tengah sudah mencapai 98 persen.

“Saat ini masih ada empat titik sambungan pipa (join) yang sedang diselesaikan. Kami berharap seluruh proses penyambungan ini dapat rampung dalam minggu ini,” tambah Ayu.

Proyek perbaikan ini sendiri telah berlangsung sejak 21 Januari 2026 dan menjadi bagian dari peningkatan sistem distribusi air bersih melalui jaringan SPAM Bregas.

PDAM Jelaskan Soal Tagihan

Menanggapi pertanyaan pelanggan mengenai tagihan air selama distribusi belum normal, pihak PDAM menjelaskan bahwa tarif minimal tetap diberlakukan.

Pelanggan tetap dikenakan tarif minimal untuk pemakaian 0 hingga 10 meter kubik, dengan kisaran biaya sekitar Rp56.000 hingga Rp65.000, tergantung golongan pelanggan rumah tangga.

Pihak PDAM berharap masyarakat dapat bersabar hingga proses perbaikan selesai sehingga distribusi air dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Posting Komentar

0 Komentar