Tagihan Rp23,3 Juta Dibebaskan, RSUI Mutiara Bunda Tanjung Ringankan Beban Pasien Kurang Mampu
BREBES – Aksipanturanews.com + Komitmen terhadap pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi kembali ditunjukkan Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Mutiara Bunda Tanjung, Kabupaten Brebes.
Manajemen rumah sakit memutuskan membebaskan seluruh biaya perawatan seorang pasien umum yang mengalami kendala finansial. Kebijakan tersebut diambil setelah melalui proses mediasi yang melibatkan pihak rumah sakit, pemerintah desa setempat, dan keluarga pasien.
Pasien tersebut diketahui telah menjalani perawatan di RSUI Mutiara Bunda sejak awal 2019 dengan status sebagai pasien umum.
Saat pertama kali mendapatkan pelayanan,
pasien tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan karena kondisi finansial keluarga.
Dari perawatan yang berlangsung, total tagihan pasien mencapai sekitar Rp23.300.000.
Kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu serta kesulitan dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran menjadi pertimbangan manajemen rumah sakit untuk memberikan kebijakan khusus berupa pembebasan seluruh biaya perawatan.
Manajer Personalia dan Pemasaran RSUI Mutiara Bunda, Yani, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil pembicaraan bersama antara pihak rumah sakit, pemerintah desa, dan keluarga pasien untuk mencari solusi terbaik.
“Alhamdulillah, hari ini dari tim desa dan keluarga pasien sudah ada iktikad baik untuk membicarakan solusi. Kami dari RSUI Mutiara Bunda memberikan keringanan biaya agar pasien dapat kembali mengakomodir perekonomian mereka,” ujar Yani.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga pasien agar tidak semakin terbebani persoalan ekonomi akibat biaya perawatan.
Pelayanan untuk Semua Kalangan
Yani menegaskan, RSUI Mutiara Bunda berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan standar pelayanan yang sama.
Pelayanan tersebut diberikan baik kepada masyarakat yang menggunakan jaminan kesehatan, seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun Jasa Raharja, maupun kepada pasien umum.
Manajemen rumah sakit juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu membawa anggota keluarga yang membutuhkan pertolongan medis ke rumah sakit.
“Intinya kami berusaha memberikan pelayanan yang optimal dari awal sampai akhir, dengan tetap menyeimbangkan hak dan kewajiban pasien,” jelasnya.
Pembebasan biaya tersebut menjadi bentuk kepedulian RSUI Mutiara Bunda terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi sekaligus menegaskan bahwa persoalan biaya tidak semestinya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Reporter: Teguh /Iwan Kriswanto
Editor: Redaksi aksipanturanews.com
0 Komentar